Sunday, 11 October 2026
Hot

31 RSUD dan 336 Puskesmas DKI Ramah Disabilitas

Gubernur Pramono Anung menyatakan 31 RSUD dan 336 puskesmas di bawah Dinas Kesehatan DKI Jakarta kini berstatus ramah disabilitas.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan 31 rumah sakit umum daerah dan 336 puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan DKI Jakarta kini berstatus ramah disabilitas, Sabtu (10/10/2026).

Kesiapan aksesibilitas tersebut mencakup puluhan unit layanan utama hingga fasilitas kesehatan pembantu yang tersebar di wilayah Jakarta. Hal ini menjadikan Jakarta sebagai salah satu provinsi yang menggratiskan atau menyediakan fasilitas kesehatan penuh bagi penyandang disabilitas.

“Di Jakarta ini ada 44 puskesmas, 31 rumah sakit, 292 pembantu puskesmas yang semuanya sekarang sudah ramah disabilitas,” kata Pramono.

Article ad in the middle of article

“Tidak banyak provinsi yang kemudian memberikan layanan kesehatan secara penuh (kepada penyandang disabilitas),” kata dia.

Selain sarana fisik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoperasikan program pendampingan lapangan bernama Pasukan Putih. Petugas ini bertugas menjangkau kelompok rentan secara langsung dari permukiman warga.

“Jumlahnya adalah 584 pasukan putih, yang tugasnya adalah keluar masuk dari kampung ke kampung memberikan pelayanan,” kata dia.

Pramono menegaskan bahwa skema tersebut dihadirkan guna mempermudah akses dokter serta ambulans bagi kelompok disabilitas, warga lanjut usia, dan anak berkebutuhan khusus. Masyarakat dapat secara langsung memanfaatkan operasional layanan medis tersebut saat membutuhkan penanganan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyambut baik pencapaian Pemprov DKI Jakarta sebagai percontohan penyediaan akses inklusif. Ia menekankan pentingnya kelanjutan kerja sama nyata dalam penanganan anak-anak di tingkat tapak.

“Kolaborasi bukan hanya sekedar pertemuan kali ini, tapi kami ingin ada tim dari SPEKIX, kemudian ada tim dari pemerintah daerah DKI Jakarta dan juga kementerian kami, bagaimana kita bersinergi dan melakukan langkah-langkah selanjutnya yang bisa menjembatani, menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan anak-anak kita,” kata dia.

Arifatul turut memberikan apresiasi dan dorongan moral bagi seluruh keluarga yang merawat anak dengan kebutuhan khusus. Ia menegaskan dukungan pemerintah akan senantiasa menyertai para orang tua.

“Tidak mudah untuk menjadi orang tua dengan anak yang memiliki kelebihan khusus. Tapi ini tetap harus disyukuri dan ayah bunda tidak sendiri, kita akan melakukan ini bersama-sama,” tutur Arifatul.

Sumber:
  • https://www.antaranews.com/berita/5780002/pramono-sebut-31-rsud-dan-336-puskesmas-dinkes-dki-ramah-disabilitas
Article ad after last paragraph