Wednesday, 23 September 2026
Hot

4.000 RT di Jakarta Pusat Disiapkan Jadi Agen Perlindungan Sosial

Kementerian Sosial bersama Pemkot Jakarta Pusat menyiapkan lebih dari 4.000 ketua RT menjadi Agen Perlinsos lewat Gerakan Peduli Tetangga.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Kementerian Sosial dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyiapkan lebih dari 4.000 ketua RT menjadi Agen Perlindungan Sosial melalui Gerakan Peduli Tetangga, Selasa (22/9/2026).

Langkah ini diambil untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan digital dalam proses pendaftaran serta pembaruan data bantuan sosial. Rencana tersebut dibahas oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Wali Kota Jakarta Pusat Arifin di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (22/9).

“Tugasnya agen itu adalah membantu orang lain. Nah, membantu itu diharapkan bukan orang jauh, tapi tetangganya dulu. Maka itu namanya Gerakan Peduli Tetangga,” ujar Saifullah Yusuf.

Article ad in the middle of article

Gus Ipul, sapaan akrab Menteri Sosial, menjelaskan bahwa pembaruan data kesejahteraan masih menghadapi kendala seperti warga yang belum memiliki gawai atau belum terbiasa dengan teknologi. Melalui program ini, warga yang memiliki Identitas Kependudukan Digital dan mampu menggunakan teknologi didorong menjadi agen pendamping.

“Karena namanya juga tetangga, kan dimulai dari RT masing-masing dulu,” ujar Gus Ipul.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyatakan dukungannya dan menyebut para lurah di wilayahnya sering menerima keluhan warga yang merasa memenuhi kriteria namun tidak tercatat sebagai penerima bansos. Ia menyarankan agar sosialisasi kepada para ketua RT dilakukan secara bertahap melalui beberapa termin.

“Lurah-lurah ini adalah garda terdepan pelayanan pemerintah yang sering kali menerima keluhan warga masyarakat,” ujar Arifin.

“Kalau boleh saran, mungkin kita bagi beberapa termin supaya apa yang seharusnya dikerjakan oleh para ketua RT dalam rangka pendataan kembali warga di wilayahnya benar-benar bisa dilaksanakan,” ujar Arifin.

Menanggapi usulan tersebut, Kemensos dan Pemkot Jakarta Pusat akan mengadakan bimbingan teknis bagi camat, lurah, operator data kelurahan, serta pendamping sosial sebelum melibatkan para ketua RT di 44 kelurahan. Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis Andy Kurniawan menambahkan bahwa agen bertugas membantu warga mengakses sistem dan mengajukan sanggahan.

“Jadi RT sama RW bisa ke kanan, ke kiri, ke tetangganya. Lihat orang yang tidak mampu, dia mendaftarkan orang ini untuk masuk ke sistem,” ujar Andy Kurniawan.

“Jadi sekaligus instrumen untuk memperbaiki, memutakhirkan data,” ujar Andy Kurniawan.

Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi DKI Jakarta Sugih Ilman menyampaikan rencana pelibatan kader Dasawisma yang berjumlah 76 ribu orang untuk mencapai target 24 ribu Agen Perlinsos di DKI Jakarta. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Iqbal Akbarudin mengusulkan integrasi sistem data pusat dan daerah.

“Begitu ada target bahwa DKI Jakarta perlu 24 ribu Agen Perlinsos, kami akan menggunakan Dasawisma. Dasawisma itu ada 76 ribu. Mereka sudah terbiasa pegang HP karena melakukan pendataan,” ujar Sugih Ilman.

“Kita diberikan misalnya channel khusus pengembangan dari DKI. Dan hasil padanan dari kita langsung ditransfer juga ke Kemensos,” ujar Iqbal Akbarudin kepada detikNews, Selasa (22/9/2026).

“Prinsip dasarnya bisa, asal ada kriteria, asal ada basis data, ditanamkan ke sini,” ujar Andy Kurniawan.

Di akhir pertemuan, kedua instansi sepakat untuk menggelar pelatihan awal bagi perangkat wilayah sebelum sosialisasi menjangkau para ketua RT. Deklarasi Gerakan Peduli Tetangga dijadwalkan akan dilangsungkan bersama Gubernur DKI Jakarta setelah seluruh proses pelatihan selesai.

“Setelah selesai semua RT diajarin, baru deklarasi. Jadi sudah paham dulu,” ujar Gus Ipul.

Sumber:
  • https://news.detik.com/berita/d-8674649/kemensos-pemkot-jakarta-pusat-siapkan-4-000-rt-jadi-agen-perlinsos
Article ad after last paragraph