Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – PT MRT Jakarta (Perseroda) menjajaki investasi kawasan berorientasi transit di kawasan Glodok bersama investor Singapura guna mengembangkan potensi pendanaan kreatif, ekosistem retail, serta rantai pasok, Jumat (2/10/2026).
Upaya penjajakan kerja sama tersebut terlaksana lewat penyelenggaraan TOD Investment Forum 2026 yang dihelat di Singapura. Acara ini melibatkan kolaborasi bersama Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, Surban Jurong Group, serta Indonesia Investment Promotion Centre Singapore.
Agenda yang bertempat di Kantor Kedutaan Besar Indonesia di Singapura pada hari Kamis (24/9) tersebut diwarnai penandatanganan nota kesepahaman. Dokumen kerja sama diteken pihak MRT Jakarta dengan UOB Indonesia serta Rebel APAC Pte. Ltd.
Proses penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud. Penandatanganan ini disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura Hotmangaraja Panjaitan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, dan Komisaris PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Yani.
Forum tahunan ini mempertemukan para pengembang, investor, lembaga keuangan, mitra strategis, serta perwakilan pemerintah. Pertemuan tersebut membahas potensi kolaborasi proyek TOD yang dikelola oleh MRT Jakarta maupun BUMD milik Provinsi DKI Jakarta.
Mengusung tema “From Singapore to Jakarta: Capitalizing on Urban Density and Connectivity”, forum ini menyajikan diskusi terarah mengenai pembangunan fondasi kawasan berorientasi transit dan pertumbuhan kota berkelanjutan. Sesi tersebut menghadirkan sejumlah pembicara dari Indonesia dan Singapura.
Dalam kesempatan yang sama, PT MRT Jakarta (Perseroda) memaparkan beberapa proyek TOD terencana. Proyek tersebut mencakup Kali Besar Heritage, Ultimate Development Blok M, Blok M Interchange, XGL Mixed-Use, serta Lebak Bulus Interchange Bus Terminal, Park and Ride, and Mixed Use.
Sejumlah perusahaan turut memberikan dukungan sebagai sponsor acara. Perusahaan tersebut antara lain PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, PT Transportasi Jakarta, PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, dan PT Integrasi Transit Jakarta.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo menjelaskan rincian mengenai nota kesepahaman tersebut di Jakarta, Jumat.
“Kedua nota kesepahaman tersebut menjajaki potensi kerja sama terkait kajian pengembangan kawasan TOD di sekitar stasiun, terutama di sekitar Glodok dan Kota, serta potensi pendanaan kreatif, ekosistem retail/komersial, dan rantai pasok,” ujar Rendy Primartantyo.
Rendy juga menambahkan bahwa tema kegiatan ini selaras dengan rencana Jakarta dalam memperkuat jaringan transportasi publik perkotaannya. Jaringan tersebut meliputi MRT, LRT, dan BRT.
“Tema ini sangat relevan dengan rencana Jakarta untuk memperkuat jaringan sistem transportasi publik perkotaannya melalui MRT, LRT, dan BRT. Dengan pengembangan kota berbasis TOD, diharapkan akan menciptakan ruang publik berkualitas serta mewujudkan impian Jakarta menjadi Kota Global,” ujar Rendy Primartantyo.
Sumber:
- https://www.antaranews.com/berita/5767825/mrt-jakarta-jajaki-investasi-tod-di-glodok-dengan-investor-singapura?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right











