Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – Penyelenggara Synchronize Fest 2026 menggandeng seniman Marishka Soekarna sebagai kolaborator visual untuk menampilkan karya-karya yang menunjukkan kultur masyarakat sekarang dalam festival, Kamis (1/10/2026).
Direktur Artistik Synchronize Fest Saleh Husein menjelaskan bahwa penyajian karya visual tersebut bertujuan untuk memperlihatkan cerminan kondisi lingkungan sekitar. Pihak penyelenggara memilih Marishka karena karya-karyanya dinilai mampu memperlihatkan kegelisahan secara halus.
Marishka Soekarna sendiri adalah seniman visual asal Indonesia yang kini berbasis di Amsterdam, Belanda. Lulusan Institut Teknologi Bandung tersebut merepresentasikan keseharian, refleksi, kefemininan, keintiman, dan narasi personal melalui penggunaan simbol serta elemen yang samar.
Saleh menyampaikan bahwa penyajian karya visual ini tidak dimaksudkan untuk menyampaikan pesan secara langsung kepada penonton. Festival ini justru ingin menghadirkan ruang interpretasi bagi para pengunjung yang hadir.
“Kita tahu kondisi sekarang sedang tidak asyik-asyik aja. Di kondisi sekarang, baik ekonomi, sosial, dan seterusnya, menurut gue kultur visual itu juga harus punya keterlibatan yang aktif,” ujar Saleh Husein.
“Enggak melulu semuanya harus gue kasih tahu di depan muka, tapi paling tidak kalau kita ada kegelisahan, si senimannya ada kegelisahan, kita semua punya kegelisahan, kenapa enggak coba kita tawarkan itu,” ujar Saleh Husein.
Festival musik tahunan ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 16, 17, 18 Oktober. Ajang tersebut akan dimeriahkan oleh berbagai musisi lintas genre dan lintas generasi.











