Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – Jakarta Running Festival 2026 berhasil mencetak sejarah dengan meraih predikat Gold Label dari World Athletics untuk kategori half marathon, Kamis (1/10/2026).
Selain pencapaian kategori half marathon tersebut, kategori marathon pada ajang ini juga mendapatkan penghargaan World Athletics Label. Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) Dickie Widjaja mengumumkan kabar gembira ini dalam konferensi pers myBCA Jakarta Running Festival 2026.
Dickie menjelaskan bahwa pencapaian status bergengsi tersebut mewajibkan penyelenggaraan acara memenuhi seluruh kriteria ketat dari badan atletik dunia.
“Rute, medis, anti-doping-nya semuanya diaudit oleh World Athletics langsung,” ujar Dickie Widjaja, Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) di Balai Agung, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Ajang olahraga akbar ini diproyeksikan menarik minat sekitar 37.000 peserta yang berasal dari 48 negara di seluruh dunia. Penyelenggara juga mengundang sejumlah pelari internasional berprestasi, termasuk peraih podium di Berlin Marathon, Tokyo Marathon, hingga pemenang medali Olimpiade.
Inovasi menarik lainnya yang dihadirkan bagi para peserta tahun ini adalah keberadaan fasilitas penunjuk rute tercepat berupa Blue SPR Line.
“Untuk para pelari yang ingin mengejar PB, mereka bisa menggunakan line ini sebagai guidance ketika mereka lari,” ujar Dickie Widjaja.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh berupa fasilitas transportasi bertarif gratis bagi peserta yang mengenakan jersey dan nomor BIB resmi.
“Selama dia memakai BIB dan jersey, dia akan digratiskan. Hari pertama maupun kedua diperlakukan sama,” ujar Pramono Anung.
Layanan bebas biaya ini dapat digunakan di beberapa moda transportasi umum seperti MRT Jakarta, TransJakarta, Transjabodetabek, dan LRT Jakarta. Fasilitas ini diharapkan mempermudah mobilitas puluhan ribu pelari selama kompetisi berlangsung.
Untuk meramaikan acara, Race Expo JRF 2026 dijadwalkan buka mulai tanggal 22 Oktober di kawasan Istora Senayan dengan menggandeng 130 jenama termasuk 49 UMKM lokal. Sebanyak 250 komunitas juga akan ikut menyemarakkan acara melalui penyediaan zona cheering di sepanjang rute lari.
“Jakarta Running Festival itu bukan hanya milik pelari, tetapi ini milik dari warga Jakarta,” ujar Dickie Widjaja.
Sumber:
- https://health.detik.com/kebugaran/d-8686928/pertama-di-indonesia-jrf-2026-raih-gold-label-world-athletics-untuk-half-marathon











