Friday, 06 November 2026
Hot

Pramono Lobi Prabowo Pakai Danantara untuk Rute Baru LRT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta bantuan Presiden Prabowo agar BPI Danantara mendanai proyek perpanjangan rute LRT Jakarta.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Presiden Prabowo Subianto melibatkan Badan Pengelola Investasi Danantara untuk membantu pendanaan kelanjutan proyek pembangunan lintas raya terpadu Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Permintaan tersebut disampaikan saat kedua pejabat menjajal rute kereta ringan dari Kelapa Gading menuju Manggarai. Selama ini, seluruh pembiayaan proyek transportasi umum tersebut sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan langsung perpanjangan jalur kereta ringan dari Velodrome menuju Stasiun Manggarai pada Rabu (16/09/2026). Proyek sepanjang 12,2 kilometer tersebut diselesaikan dengan nilai total investasi mencapai Rp 12,1 triliun.

Article ad in the middle of article

“Nah kalo bapak izinkan sebenarnya tinggal dibantu sedikit dengan Danantara. Kan selama ini Jakarta sendiri pak,” ujar Pramono Anung.

Mendengar permintaan tersebut, Presiden Prabowo menanggapi dengan menyebut wilayah DKI Jakarta memiliki anggaran yang cukup besar.

“Jakarta kaya,” kelakar Prabowo kepada Pramono dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memperpanjang rute kereta dari Manggarai menuju Dukuh Atas dengan kebutuhan biaya sebesar Rp 2,7 triliun. Pembangunan rute baru tersebut ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun 2027 dan rampung pada 2029.

“Untuk dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas Rp 2,7 triliun yang kita akan mulai di tahun 2027 awal ini sudah tersedia berapa Pak Dirut? Udah ada? Nggak perlu obligasi? Jadi intinya bisa dari obligasi, bisa dari APBD, bisa juga dari Danantara,” jelas Pramono.

Selain ke Dukuh Atas, rute kereta ringan juga direncanakan tersambung ke Jakarta International Stadium dan stasiun kereta cepat Whoosh di Halim. Jalur baru akan menghubungkan Kelapa Gading menuju JIS, serta dari Velodrome menuju stasiun kereta cepat.

“Tetapi yang saya bahagia dan saya happy adalah sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita akan lanjutkan sampai dengan JIS dari Kelapa Gading ke JIS, dari Velodrome ke Whoosh,” tambah Pramono.

Saat ini, moda transportasi publik ini telah mengoperasikan sebanyak 11 stasiun aktif untuk melayani perjalanan masyarakat di Jakarta. Stasiun tersebut meliputi Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Sumber:
  • https://finance.detik.com/infrastruktur/d-8665852/pramono-blak-blakan-ke-prabowo-minta-bantuan-rute-lrt-diperpanjang
Article ad after last paragraph