Monday, 21 September 2026
Hot

Rano Karno Bangga Pramono Bawa Gagasan Jakarta ke New York

Wagub DKI Rano Karno bangga Gubernur Pramono Anung bawa gagasan masa depan kota di Urban 20 Mayors Summit New York.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang membawa gagasan masa depan kota di forum Urban 20 Mayors Summit, New York, Senin (21/09/2026).

Pramono menghadiri pertemuan para wali kota dunia tersebut untuk membahas isu penting seperti transportasi publik, lingkungan, ketahanan iklim, hingga pangan. Rano menyampaikan apresiasi ini saat berpidato dalam upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa IKADA ke-81 di Balai Kota Jakarta pada Senin, 21 September 2026.

Rano menyamakan langkah Pramono dengan sejarah pidato Presiden Sukarno di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1960 silam. Saat itu, Bung Karno berpidato membawa visi dunia baru di lokasi yang sama.

Article ad in the middle of article

“Lebih dari enam dekade silam, seorang putra bangsa bernama Soekarno juga berdiri di New York pada tahun 1960. Bung Karno berdiri di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dia datang membawa pidato bertajuk ‘To Build the World Anew’,” ujar Rano Karno, Wagub DKI Jakarta.

Ia menilai kehadiran Pramono di New York saat ini merupakan wujud keberanian Indonesia dalam menyuarakan gagasannya di tingkat global. Perjuangan tersebut kini dilanjutkan dalam konteks dan kapasitas zaman yang berbeda.

“Hari ini, tentu dalam zaman, kapasitas, dan medan perjuangan yang berbeda, Gubernur Jakarta berada di kota yang sama, bukan untuk mengulang sejarah, tetapi untuk meneruskan keberanian Indonesia berbicara kepada dunia,” kata Rano Karno.

Menurut Rano, Jakarta kini datang menawarkan pengalaman nyata dalam mengelola tantangan perkotaan modern ke kancah internasional. Ia menekankan adanya kesinambungan sejarah yang indah antara perjuangan masa lalu dan diplomasi masa kini.

“Jika dahulu Bung Karno datang membawa gagasan tentang masa depan dunia, hari ini Jakarta datang membawa pengalaman dan gagasan tentang masa depan kota-kota dunia,” tutur Rano Karno.

“Maka hari ini adalah sebuah garis sejarah yang terasa begitu indah: dari Ikada menuju New York; dari menjaga kelahiran Republik menuju ikut membicarakan masa depan dunia,” tambahnya.

Rano mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia dapat bertahan karena adanya kepercayaan dari rakyat yang bersedia menjaga masa depannya. Pertemuan bersejarah di Lapangan Ikada menjadi bukti nyata dari kolaborasi agung antara masyarakat dan negara.

“Ketika kita mengenang peristiwa Lapangan Ikada, sesungguhnya kita sedang mengingat kembali sebuah perjumpaan agung antara rakyat dan Republiknya, dan perjumpaan itu terjadi di kota ini,” jelas Rano Karno.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga memori kolektif sejarah di tengah upaya Jakarta bertransformasi menjadi kota global yang modern. Jakarta harus mampu berdiri sejajar dengan kota-kota metropolitan dunia lainnya tanpa melupakan jati dirinya.

“Kita boleh membangun gedung semakin tinggi, tetapi akar sejarah kita harus semakin dalam. Kita boleh menatap dunia semakin jauh, tetapi jangan pernah kehilangan kemampuan untuk menoleh ke belakang, sebab kota yang kehilangan ingatan akan kehilangan jiwanya,” tegas Rano Karno.

Sumber:
  • https://news.detik.com/berita/d-8671988/rano-karno-bangga-pramono-bawa-gagasan-masa-depan-di-forum-kota-dunia
Article ad after last paragraph