Tuesday, 08 September 2026
Hot

Satpol PP Jakarta Pusat Bagikan 4.000 Masker Antisipasi Abu Vulkanik

Warga Jakarta Pusat menerima 4.000 masker dari Satpol PP di 44 kelurahan untuk antisipasi abu vulkanik. Imbauan waspada dan pantau informasi resmi disampaikan.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA PUSAT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat membagikan 4.000 masker kepada warga di 44 kelurahan guna antisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).

Pembagian masker ini tersebar di seluruh wilayah Jakarta Pusat sebagai bentuk kepedulian Satpol PP. Kegiatan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Purnama Hasudungan Panggabean menyatakan bahwa pembagian dilakukan secara serentak. Lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas dan mobilitas warga menjadi sasaran utama.

Article ad in the middle of article

Titik distribusi masker mencakup area seperti Bundaran Hotel Indonesia (HI), pasar, stasiun kereta api, permukiman warga, serta beberapa ruas jalan. Upaya ini dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

“Hari ini, kita bagikan 4.000 masker ke masyarakat. Pembagian masker tersebar di seluruh wilayah Jakarta Pusat oleh petugas,” ujar Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Purnama Hasudungan Panggabean.

Purnama juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap dampak abu vulkanik. Ia menekankan pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan mengikuti arahan petugas demi menjaga kesehatan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tetapi waspada terhadap dampak abu vulkanik. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan ikuti arahan petugas demi menjaga kesehatan,” ujar Purnama.

Selain penggunaan masker, masyarakat diminta memantau informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hal ini penting untuk menghindari informasi yang belum terverifikasi atau menyesatkan.

“Jangan mudah termakan informasi yang menyesatkan. Jika mendapat informasi di masyarakat, coba dicek terlebih dahulu melalui situs resmi dari pemerintah yang lebih akurat,” tutur Purnama.

Salah satu warga bernama Anto Sudrajat (45) mengungkapkan bahwa ia merasakan gangguan pernapasan dan mata perih akibat abu vulkanik. Anto mengapresiasi pembagian masker yang dilakukan petugas Satpol PP.

“Kalau biasanya saya naik motor tidak sakit mata, saya tutup kaca helmnya. Nah ini, semenjak adanya abu Anak Gunung Krakatau, jadi sedikit perih,” ungkap Anto Sudrajat.

Article ad after last paragraph