ENGLISHEN
Home Headline Dishub Atur Rekayasa Lalu Lintas di Flyover Latumenten

Dishub Atur Rekayasa Lalu Lintas di Flyover Latumenten

Dishub Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Latumenten, Grogol, imbas pembangunan flyover. Simak jadwal dan rute alternatifnya

Dishub Atur Rekayasa Lalu Lintas di Flyover Latumenten
Share

HARIAN EXPRESS JAKARTADinas Perhubungan (Dishub) Jakarta resmi menerapkan rekayasa lalu lintas proyek flyover Latumenten di kawasan Grogol, Jakarta Barat, pada Kamis, 14 Mei 2026.

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran aktivitas warga sekaligus mendukung proses pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung. Pengaturan arus kendaraan ini mulai diintensifkan pada Kamis, 14 Mei 2026, menyesuaikan dengan tahapan konstruksi yang sudah dijadwalkan oleh pemerintah daerah.

Pekerjaan konstruksi jalan layang tersebut dilakukan secara bertahap menggunakan jadwal teknis yang terukur. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dishub Jakarta, Ujang Harmawan, menyebutkan bahwa aktivitas pengiriman dan penurunan struktur alas jembatan di sisi barat Jalan Latumenten berlangsung pada 7 hingga 11 Mei 2026. Selanjutnya, ritme pengerjaan bergeser ke sisi timur Jalan Makaliwe Raya yang dijadwalkan mulai 14 sampai 18 Mei 2026, dengan waktu operasional malam hari pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.

Tahapan pembangunan tentunya tidak berhenti sampai di situ, karena pengerjaan inti di area Jalan Latumenten akan terus berlanjut pada periode 18 hingga 26 Mei 2026. Setelah agenda tersebut selesai, giliran pengerjaan proyek di area Jalan Makaliwe Raya kembali dieksekusi mulai 29 Mei sampai 5 Juni 2026 pada jam operasional yang sama. Mengingat tingginya intensitas alat berat yang bekerja pada waktu malam, pihak berwenang wajib menata arus kendaraan agar tidak memicu kemacetan parah.

Terkait langkah antisipasi kepadatan jalan raya yang telah disiapkan secara matang, otoritas perhubungan menegaskan krusialnya penyesuaian jalur demi kenyamanan bersama.

“Selama pekerjaan berlangsung dilakukan rekayasa lalu lintas,” kata Ujang dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2026).

Berdasarkan skema kebijakan lalu lintas yang ada, pengalihan arus membagi area terdampak menjadi dua titik sentral, yakni sisi barat dan sisi timur. Pada zona barat, kendaraan berdimensi besar dari arah selatan, timur, dan barat yang menuju arah utara dialihkan untuk melintasi Jalan Daan Mogot hingga menyusuri Jalan Pangeran Tubagus Angke. Sementara itu, mobil pribadi dan sepeda motor memiliki keleluasaan melewati rute alternatif seperti Jalan Hadiah maupun menembus kawasan Jalan Dr Susilo serta Jalan Semeru, di mana arus dari utara menuju selatan tetap mengalir normal.

Beralih meninjau zona timur, kendaraan berat dari titik utara yang ingin menuju arah selatan diwajibkan untuk memutar balik sebelum mencapai area Mal Season City. Rute pengalihan akan membawa para pengemudi kembali masuk menuju Jalan Latumenten, melaju ke Jalan Pangeran Tubagus Angke, atau langsung mengambil jalur belok kanan di simpang Jembatan Dua. Bagi masyarakat yang membawa kendaraan ukuran kecil, petugas memetakan rute menyusuri Jalan Semeru serta Jalan Dr Muwardi guna mencari celah aman agar terhindar dari penumpukan kendaraan.

Warga ibu kota yang kesehariannya melintasi kawasan Grogol ini sangat direkomendasikan untuk merencanakan ulang jadwal bepergian malam mereka. Pastikan masyarakat selaku pengguna jalan selalu mengutamakan kepatuhan terhadap rambu-rambu pengalihan lalu lintas maupun mematuhi arahan petugas satuan di lapangan. Terus pantau pemberitaan serta informasi terkini dari instansi resmi supaya mobilitas harian Anda senantiasa berjalan aman, lancar, dan bebas dari kendala teknis pembangunan fasilitas publik.

Share

Jaringan Media Siber Indonesia DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved