Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – Kepolisian menyelidiki kasus penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan untuk mengedit foto rekan-rekan sekolah di Jakarta Timur. (Kamis, 24/09/2026)
Seorang siswa kelas 9 di salah satu sekolah menengah pertama negeri di Pulogadung, Jakarta Timur, mengubah foto teman-temannya menggunakan kecerdasan buatan atau AI menjadi bermuatan vulgar. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa ada ratusan foto hasil rekayasa tersebut serta narasi penjualan produk editan itu.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi membenarkan informasi peristiwa tersebut. “Iya betul (informasi tersebut), namun saat ini belum ada laporan dari para korban,” ujar AKP I Made Budi.
Pihak kepolisian mengimbau para korban untuk segera membuat laporan resmi. Aparat kepolisian tetap turun tangan untuk menghimpun data dan fakta di lapangan terkait peredaran konten tersebut.
AKP I Made Budi menyatakan bahwa hasil editan foto itu disebarluaskan dalam bentuk stiker. Di sisi lain, terduga pelaku yang menyunting foto tersebut justru melapor ke kepolisian karena mengalami tindak penganiayaan.
Terduga pelaku mengaku diserang oleh para korban yang tidak terima fotonya diubah menjadi konten bermuatan vulgar.
“Adapun sebelumnya korban (penganiayaan) mengedit foto siswi-siswi menjadi foto vulgar, lalu teman-teman siswi-siswi tersebut tidak menerima sehingga melakukan kekerasan fisik terhadap korban. Jadi yang melakukan penganiayaan teman-teman para korban karena kesal sudah mengedit foto para korban,” jelas AKP I Made Budi .
Sumber:
- https://news.detik.com/berita/d-8677002/foto-siswi-smp-di-jaktim-diedit-ai-jadi-vulgar-dan-stiker-polisi-selidiki











