Thursday, 03 September 2026
Hot

Pembongkaran SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Resmi Dimulai

Pembongkaran total SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan telah dimulai, menargetkan pembangunan baru dalam sebulan. Gubernur Pramono Anung pastikan 11 sekolah direnovasi tahun ini.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Pembongkaran total SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan telah dimulai, menargetkan penyelesaian pembangunan baru dalam sebulan, Rabu (2/9/2026).

Proses pembongkaran sekolah yang tampak rusak tersebut sedang berlangsung, di mana para pekerja mulai membongkar bagian atap. Kondisi ruang kelas yang ambruk serta puing-puing masih terlihat berserakan di dalam bangunan.

Camat Kebayoran Lama Musthofa mengonfirmasi bahwa pembongkaran diperkirakan akan dimulai pada minggu ini.

Article ad in the middle of article

“Siap, insyaallah dalam minggu ini sudah mulai (pembongkaran),” ujar Camat Kebayoran Lama Musthofa.

Menurut Musthofa, Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dari dinas sudah diterima, yang menginformasikan pembongkaran total akan memakan waktu sebulan sebelum dilanjutkan dengan pembangunan baru.

“SPMK-nya (surat perintah mulai kerja) sudah ada dari dinas infonya bongkar total sebulan, lanjut bangun baru,” jelas dia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyatakan ada 11 sekolah yang direvitalisasi tahun ini, meningkat dari rencana awal 7 sekolah. Penambahan ini terjadi setelah laporan robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09, yang diketahui berdiri sejak 1974.

“(Sebelumnya) 7 yang dijalankan. Nah SD Negeri 09 di Kebayoran Lama itu nomor 8. Jadi nomor 8, kemudian kemarin setelah dilaporkan oleh dinas terkait, Dinas Pendidikan dan juga Citata, maka saya memutuskan untuk ditambah 4 yang akan diselesaikan di tahun ini. Jadi ada 7 tambah 4, jadi ada 11,” kata Pramono kepada wartawan.

Pramono Anung juga mengungkapkan bahwa Pemprov Jakarta sebenarnya menargetkan revitalisasi 22 sekolah tahun ini. Sisa 11 sekolah lainnya akan direvitalisasi pada tahun anggaran berikutnya.

“Yang 11 akan kita selesaikan tahun anggaran berikutnya,” katanya.

Terkait proyek SDN Cipete Utara 01 di Jakarta Selatan yang sempat terbengkalai, Gubernur Pramono Anung menjelaskan adanya masalah kontraktor. Kontraktor tersebut sempat menginginkan pembangunan mixed use hingga 20 lantai, namun kemudian hanya kembali fokus membangun SD negeri.

“Hal yang berkaitan dengan di Cipete, jadi di Cipete itu awalnya untuk renovasi atau membangun sekolah baru untuk SD Negeri 01 Cipete (Utara). Di tengah jalan kemudian ada keinginan untuk mixed use, membangun ke atas sampai dengan 20 lantai. Tetapi dalam perjalanannya, kontraktornya berubah lagi untuk membangun hanya SD negeri itu. Waktunya, time-nya udah selesai, udah lewat,” ucapnya.

Pramono menegaskan telah memutuskan untuk segera menyelesaikan pembangunan SDN Cipete Utara 01 dan tidak melanjutkan rencana mixed use.

“Saya kemarin memutuskan, udah kita selesaikan SD-nya dulu. Untuk mixed use-nya tidak kita lanjutkan. Nanti untuk urusan apa, mixed use-nya itu urusan yang lain. Tapi yang paling penting adalah SD Negeri 01 Cipete (Utara) akan bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Article ad after last paragraph