HARIANEXPRESS, JAKARTA – Peristiwa kebakaran melanda satu unit bangunan rumah toko yang berlokasi di kawasan Jalan H Fachrudin RT 008 RW 007, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Guna memadamkan kobaran api yang melalap bangunan tersebut, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan sedikitnya 12 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) beserta puluhan personel ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas damkar langsung mengisolasi area sekitar ruko agar titik api tidak merembet luas ke bangunan padat penduduk di sekitarnya.
Petugas Command Center Dinas Gulkarmat Jakarta menerima laporan pertama mengenai amukan si jago merah melalui panggilan telepon dari warga setempat sekitar pukul 18.19 WIB. Begitu menerima informasi tersebut, armada pemadam dari pos terdekat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas segera melakukan operasi pemadaman secara intensif karena asap hitam yang tebal terlihat terus membubung tinggi dari dalam struktur ruko.
Aparat di lapangan berfokus penuh untuk melokalisir perambatan api agar proses pemadaman berjalan efektif. Sebanyak 12 unit armada pompa pemadam dan 48 personel dikerahkan secara bertahap demi mempercepat proses penjinakan api di dalam gedung yang posisinya berada tepat di pinggir jalan raya tersebut.
“Objek terbakar ruko. Status Kebakaran, proses pemadaman dan upaya lokalisir perambatan api,” kata petugas Command Center Dinas Gulkarmat Jakarta.
Rekaman video amatir di lokasi kejadian memperlihatkan sejumlah petugas pemadam kebakaran yang tengah sibuk menyemprotkan air ke titik api di dalam ruko. Akibat peristiwa darurat ini, arus lalu lintas (lalin) kendaraan di sekitar Jalan H Fachrudin terpaksa dialihkan sementara waktu oleh petugas gabungan agar armada damkar memiliki akses yang leluasa untuk mondar-mandir menyuplai air.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum dapat memastikan penyebab utama maupun kronologi mendetail terkait munculnya sumber api pertama kali. Dinas Gulkarmat Jakarta beserta kepolisian setempat juga masih melakukan pendataan mengenai total kerugian materiil serta ada tidaknya korban jiwa dalam insiden ini. Mari kita terus memantau informasi resmi dari pihak terkait untuk mengetahui perkembangan penanganan musibah ini secara akurat.