Achmad Fauzan Penulis
HARIANEXPRESS, JAKARTA – Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta, Dadiyono, kembali turun ke masyarakat dalam rangka agenda Reses III Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang difokuskan untuk menyerap aspirasi dan mendengar langsung keluhan masyarakat ini berlangsung di Jl. Kangkung, RT 12 RW 11, Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kehadiran legislator dari berkemeja khas tersebut disambut antusias oleh ratusan warga setempat. Tidak hanya masyarakat umum, agenda jaring aspirasi ini juga dihadiri oleh struktur lokal dan berbagai elemen komunitas, di antaranya LMK RW 11 Ibu Atikah, Tokoh Masyarakat sekaligus ulama setempat K.H. M. Wahib, serta dikoordinasikan langsung oleh H. Syaiful Anwar.
Menariknya, ruang dialog ini juga dihadiri oleh komunitas pengemudi ojek online yang tergabung dalam “Ojolali NU“. Kehadiran kelompok pekerja transportasi informal ini memberikan warna tersendiri dalam dinamika penyampaian pendapat di akar rumput.
Koordinator Acara, H. Syaiful Anwar, menyampaikan bahwa kehadiran anggota dewan secara langsung ke tengah pemukiman padat penduduk seperti di Jl. Kangkung ini merupakan momentum krusial yang dinanti warga.
“Masyarakat membutuhkan saluran langsung yang konkret. Lewat Reses III ini, warga bisa menyampaikan apa yang menjadi kendala harian mereka di lapangan, mulai dari urusan administrasi, pelayanan publik, hingga fasilitas lingkungan, langsung kepada perwakilan mereka di komisi pemerintahan (Komisi A),” ujar Syaiful.
Dalam urutan kegiatan yang berlangsung komunikatif tersebut, Dadiyono membuka ruang diskusi dua arah yang lebar. Sejumlah isu strategis perkotaan mencuat, mulai dari efektivitas pelayanan birokrasi di tingkat kelurahan/kecamatan, pembenahan infrastruktur pemukiman, hingga jaminan sosial bagi para pekerja rentan dan pengemudi ojek online.
Merespons berbagai masukan tersebut, Dadiyono menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap poin aspirasi yang telah dicatat untuk dibawa ke meja rapat paripurna maupun rapat kerja komisi bersama mitra eksekutif Pemprov DKI Jakarta.
“Tugas kami di Komisi A adalah memastikan pelayanan pemerintahan berjalan prima, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan. Semua catatan, keluhan, dan harapan dari warga Grogol Selatan serta rekan-rekan komunitas Ojolali NU hari ini akan menjadi bahan evaluasi dan prioritas perjuangan kami dalam penyusunan kebijakan ke depan,” tegas Dadiyono di hadapan warga.
Acara serap aspirasi yang berlangsung tertib dan guyub ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. M. Wahib, mengharapkan keberlanjutan pembangunan Jakarta yang lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat di tingkat bawah.
