Monday, 28 September 2026
Hot

Sudindik Jaksel Bantu Anak Penjual Siomay Bintaro Sekolah

Sudindik Jakarta Selatan memfasilitasi Habibi (12), anak penjual siomay di Bintaro yang sempat putus sekolah, untuk kembali belajar melalui program SKB negeri.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan membantu Habibi (12), anak penjual siomay di Bintaro Sektor 1 yang sempat putus sekolah, untuk kembali melanjutkan pendidikannya, Senin (28/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan dengan mengarahkan Habibi menempuh pendidikan nonformal melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) berstatus negeri. Program ini menyelenggarakan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C setelah kelengkapan dokumen rapor dipindahkan dari Cirebon.

“Insya Allah nanti kita bantu masuk PKBM. Kami sudah komunikasi,” kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso.

Article ad in the middle of article

“Rapor-nya di Cirebon. Pindah ke SKB, yang biasa disebut sekolah kejar paket (A, B, C), tapi yang negeri,” ucapnya.

Habibi sebelumnya berhenti bersekolah demi mendampingi sang ibu berdagang siomay setelah ayahnya mengalami sakit sekitar satu tahun dan tidak dapat bekerja lagi. Inisiatif tersebut bermula saat ia berkunjung ke Jakarta pada masa libur sekolah bulan puasa.

“Dia bilang, ‘Saya sendirian jadi kasihan. Ya sudah, Ma, saya mau bantu Mama saja, kasihan Mama sendirian. Nanti gantian jualannya’,” kata ibu Habibi, Wati Susilawati (35).

Habibi dan ibunya membagi waktu berjualan secara bergiliran sejak pagi hari hingga pukul 21.00 WIB di Bintaro Sektor 1. Habibi bertugas menjaga dagangan pada pagi hari, lalu dilanjutkan oleh sang ibu selepas zuhur hingga malam.

Keadaan keluarga ini menarik perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyarankan tindakan operasi bagi ayah Habibi sekaligus menjanjikan sokongan pengobatan. Di samping penanganan medis sang ayah, Habibi juga didorong untuk segera kembali bersekolah.

“Katanya Habibi harus sekolah. Kata Habibi, ‘Iya, saya mau sekolah lagi’,” kata dia.

Habibi menyatakan kesiapannya untuk kembali mengenyam pendidikan formal setelah dokumen rapor dari sekolah lamanya di Cirebon berhasil diambil.

Sumber:
  • https://www.antaranews.com/berita/5761464/sudindik-jaksel-bantu-anak-penjual-siomay-di-bintaro-kembali-sekolah
Article ad after last paragraph