Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah kembali mengoperasikan seluruh lift dan eskalator di halte pada Minggu (6/9) malam. Pengoperasian kembali fasilitas tersebut dilakukan setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan bahwa pukul 20.35 WIB, seluruh lift dan eskalator sudah kembali menyala. Pemeriksaan menyeluruh telah dilakukan sepanjang malam sebelumnya.
“Semalam sudah selesai dilakukan pengecekan, dan sudah langsung dioperasikan lagi untuk kenyamanan pelanggan,” ujar Ayu.
Dia menjelaskan bahwa lift dan eskalator yang telah aktif kembali tersebar di 22 halte. Beberapa di antaranya adalah Halte CSW, Halte Cipulir, Halte Stasiun Jatinegara, Halte Matraman Baru, Halte Cawang, Halte Cikoko, Halte Pancoran, Halte Widyachandra, Halte Velbak, Halte Swadharma Paragoncorp, Halte Semanggi, Halte Dukuh atas, Halte Tosari, Halte BHI ASTRA, Halte Thamrin, Halte Bendungan Hilir, Halte Juanda, Halte Jaga Jakarta, Halte Kemayoran, Halte Grogol, dan Halte Grogol Reformasi.
Sebelumnya, Transjakarta menghentikan operasional lift dan eskalator di halte untuk mengantisipasi potensi kerusakan pada sistem mekanikal dan modul sensor elektronik akibat abu vulkanik.
Meskipun ada penyesuaian operasional pada fasilitas pendukung tersebut, seluruh layanan bus Transjakarta dipastikan tetap beroperasi normal melayani penumpang.


