HARIAN EXPRESS JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memamerkan berbagai produk ekonomi kreatif unggulan di Galeri Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan, Italia, mulai 1 hingga 30 Juni 2026.
Ajang internasional ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta untuk memperkenalkan budaya lokal ke kancah global. Pameran ini menampilkan beragam koleksi fesyen berbasis budaya Betawi, mulai dari kebaya encim, batik Betawi, hingga berbagai aksesori dan produk kriya. Selain itu, elemen dekoratif bernuansa ondel-ondel serta makanan ringan khas Betawi turut mengisi galeri untuk menarik perhatian pengunjung di salah satu pusat mode dunia tersebut.
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyatakan bahwa Jakarta memiliki kekayaan produk kreatif dengan karakter budaya yang sangat kuat. Menurutnya, pemerintah bertugas untuk membuka akses pasar dan mempertemukan para pelaku industri kreatif dengan audiens mancanegara agar produk lokal bisa bersaing secara kompetitif.
“Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus sampai produk budaya Betawi yang memiliki karakter kuat. Tugas pemerintah membuka jalan, mempertemukan pelaku kreatif dengan pasar yang lebih luas, dan memberi ruang agar produk lokal Jakarta bisa tampil di panggung dunia,” kata Rano Karno dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Rano menegaskan dukungan penuh Pemprov Jakarta agar ekonomi kreatif ibu kota tidak hanya berhenti sebagai produk domestik. Ia menargetkan karya anak muda Jakarta mampu berkembang dan menjadi bagian penting dari rantai nilai global melalui strategi promosi di kota-kota strategis seperti Milan.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang, turut mendukung langkah ini guna mendorong Jakarta masuk dalam daftar Top 50 Global City pada 2030. Ia menilai Milan merupakan lokasi yang sangat strategis bagi industri desain dan fesyen karena ekosistem kreatifnya yang sudah sangat mapan.
“Milan adalah kota yang sangat strategis, terutama untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif. Di sini kita juga memiliki ITPC Milan. Silakan produk-produk Jakarta dipamerkan dan diperkenalkan kepada pasar Italia serta Eropa,” ujar Junimart Girsang.
Melalui kolaborasi ini, Pemprov Jakarta berharap dapat memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang modern namun tetap mempertahankan identitas budayanya. Kehadiran produk Betawi di Milan menjadi bukti nyata transformasi industri kreatif Jakarta dalam menjangkau pasar internasional yang lebih luas.
Publik dapat terus mengikuti perkembangan kerja sama internasional ini untuk melihat sejauh mana produk lokal mampu bersaing di pasar Eropa. Langkah ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan membawa nama baik Indonesia di level dunia.