Wednesday, 09 September 2026
Hot

Jakarta Bebas Abu Vulkanik, Siswa Masuk Sekolah 9 September

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan PJJ berakhir dan kegiatan belajar mengajar kembali normal di sekolah mulai 9 September 2026.

Article ad before first paragraph

Achmad Fauzan Penulis

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali normal mulai 9 September 2026, Selasa (8/9/2026).

Kebijakan tersebut diputuskan karena wilayah DKI Jakarta sudah terbebas dari ancaman paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Selain itu, aktivitas transportasi udara di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang telah beroperasi normal kembali.

“Yang pertama untuk PJJ, besok sekolah normal kembali. Tadi saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengeluarkan SE (surat edaran),” kata Pramono.

Article ad in the middle of article

“Berbagai alasan salah satunya adalah karena memang penerbangan sendiri itu sebagai salah satu parameter sekarang sudah berjalan dengan normal,” ujarnya.

Di samping menormalkan kegiatan sekolah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap melanjutkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca guna mengantisipasi sebaran abu vulkanik. Upaya penyemaian awan tersebut dilakukan menggunakan pesawat jenis Cessna C208 Caravan.

“Sebenarnya hari ini kita sudah menerbangkan pesawat Cessna sebanyak lima sorti, tetapi memang awannya itu masih nggak cukup,” jelasnya.

“Mudah-mudahan kalau ini rezekinya kita semua, mudah-mudahan sore atau malam hari ini kita akan gerimis atau hujan,” tuturnya.

“Kalau orang atau saya ditanya apakah hujan ini karena OMC atau karena Gusti Allah, ya pasti karena Gusti Allah-lah,” jelasnya.

Sebelumnya, seluruh satuan pendidikan di wilayah Jakarta sempat memberlakukan pembelajaran jarak jauh selama dua hari terhitung sejak Senin (7/9). Langkah pencegahan tersebut diterapkan oleh pemerintah daerah demi menjaga keselamatan peserta didik dan para tenaga pendidik dari dampak abu vulkanik.

“Yang pertama mengenai PJJ, pembelajaran jarak jauh. Tadi saya sudah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan, dan sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa,” kata Pramono.

Article ad after last paragraph