Friday, 04 September 2026
Hot

Tingkatkan Partisipasi, Kominfotik Jaksel Latih KIM Bikin Konten

Sudin Kominfotik Jakarta Selatan melatih Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) serta admin kecamatan dan kelurahan di Jagakarsa membuat konten media sosial, Kamis (03/09/2026). Tujuannya untuk penyebarluasan informasi publik.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Selatan melatih Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) membuat konten media sosial di Jagakarsa, Kamis (3/9/2026).

PelatihanTingkatkan dengan tema “Trik Membuat Konten Foto dan Video di Media Sosial” ini diikuti 30 peserta. Mereka terdiri atas anggota KIM serta admin media sosial kecamatan dan kelurahan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, partisipasi, dan kolaborasi masyarakat. Ini penting untuk penyebarluasan informasi publik yang baik dan benar.

Article ad in the middle of article

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, partisipasi, serta kolaborasi masyarakat dalam penyebarluasan informasi publik dengan baik dan benar,” ujar Erwin Lobo Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Publik Sudin Kominfotik Jakarta Selatan.

Lobo berharap peserta dapat menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat. Ia juga berpesan agar informasi yang dimuat di media sosial sesuai fakta.

“Kami juga berpesan agar nantinya informasi yang dimuat, khususnya di media sosial merupakan informasi yang baik, benar, dan sesuai fakta di lapangan. Jangan sampai informasi hoaks diterima masyarakat,” terangnya.

Wakil Camat Jagakarsa, Siswanto, menyebut forum KIM memberikan dampak positif. Ini terutama di tengah kebutuhan tinggi masyarakat terhadap informasi melalui media sosial.

“Kami memang sudah mengharapkan adanya edukasi ini karena sangat penting dan diperlukan oleh perangkat wilayah, terutama para lurah, dalam menangani keluhan masyarakat serta menyampaikan informasi mengenai program-program kelurahan kepada warga,” ucapnya.

Siswanto menuturkan edukasi pengelolaan informasi diperlukan agar perangkat wilayah mampu menyampaikan informasi sesuai kebutuhan masyarakat. Forum KIM juga dapat menjadi media pendukung dalam sektor pelayanan.

“Semoga program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan terus berkembang untuk mendorong rekan-rekan agar lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial,” tandasnya.

IMG 20260903 WA0055
IMG 20260903 WA0055
Article ad after last paragraph