Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani menanyakan strategi penanganan kemacetan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Civic Hall, New York, Senin (21/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan transportasi publik serta upaya mengatasi mobilitas warga dari wilayah penyangga. Pramono memaparkan pengembangan Transjabodetabek guna memperkuat konektivitas wilayah penyangga dan menekan volume kendaraan.
Tantangan mobilitas harian di ibu kota melibatkan lebih dari empat juta orang yang keluar-masuk Jakarta pada jam sibuk. Kebijakan layanan transportasi umum gratis juga diterapkan bagi 15 golongan masyarakat sebagai bagian dari upaya tersebut.
“Setiap hari lebih dari empat juta orang keluar-masuk Jakarta, terutama pada jam sibuk. Melalui Transjabodetabek, kami ingin mengurangi kemacetan dan volume kendaraan yang masuk ke Jakarta sekaligus memperkuat konektivitas wilayah,” ujar Pramono.
“Kami juga memberikan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat, antara lain lansia, penyandang disabilitas, serta pelajar penerima KJP dan mahasiswa penerima KJMU,” ujar Pramono.
Berbagai kelompok yang menerima fasilitas gratis tersebut mencakup lansia, penyandang disabilitas, pelajar pemegang KJP, serta mahasiswa penerima KJMU. Isu perkotaan lain seperti banjir, polusi udara, serta pembiayaan obligasi daerah turut dibahas dalam pertemuan hangat tersebut.
Upaya penanggulangan banjir yang dipaparkan meliputi pembangunan infrastruktur pengendali banjir serta pengurangan penggunaan air tanah.








