Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – LRT Jabodebek sempat mengalami kendala perjalanan pada sarana saat tiba di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, Rabu (9/9/2026).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pada jalur terakhir stasiun. Kondisi itu sempat memicu antrean kedatangan rangkaian kereta di belakangnya.
“Betul ada gangguan pagi tadi. LRT Jabodebek memohon maaf atas keterlambatan perjalanan akibat gangguan pada sarana yang terjadi di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, sekitar pukul 06.30 WIB,” kata Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika.
Manajemen menyatakan tim teknisi langsung diterjunkan untuk memeriksa sumber kendala teknis pada rangkaian tersebut. Rangkaian kereta dilaporkan tetap dalam kondisi menyala tetapi tidak dapat melaju.
“Tim teknisi masih mencari penyebabnya apa, kenapa tidak bisa berjalan. Tetap nyala, tapi tidak bisa berjalan,” katanya.
Kendala yang timbul dipastikan tidak sampai melumpuhkan sistem perjalanan LRT Jabodebek secara keseluruhan. Dampak penundaan jadwal keberangkatan berlangsung cukup singkat.
“Untuk dampaknya terhadap perjalanan, keterlambatannya relatif singkat dan tidak sampai mengganggu keseluruhan operasional LRT Jabodebek,” katanya.
Penanganan armada berjalan lebih singkat lantaran rangkaian yang bermasalah sudah berada di ujung lintasan stasiun tujuan akhir. Arus lalu lintas kereta dilaporkan mulai pulih dan normal kembali sekitar pukul 07.30 WIB.
“Keretanya tiba di Dukuh Atas, terus yang belakangnya kan otomatis merembet. Kalau berangsur normal itu.. posisi keretanya kan udah di terakhir tuh, track terakhir. Jadi penanganannya tuh lebih cepat, cuma perjalanan kereta udah berangsur normal itu sekitar setengah delapanan,” ujarnya.


